Aku ingin membawamu ke suatu tempat yang baru kau tapaki.
Tempat yang tenteram dan damai, tanpa deru mesin yang bertikai.
Tempat dimana kau bisa menghirup udara tanpa polusi, tanpa polisi kolusi.
Rambutmu yang wangi pasti menari sebab angin bertiup sepoi-sepoi.
Disana, sesekali kabut menyelimuti orang-orang yang mencari ketenangan diri. Mungkin juga orang-orang yang sunyi dan sepi.
Belum sempat aku mengajakmu, kau memilih pergi. Iyap, lebih tepat lari dari apa yang telah kita sepakati.
Lagi, aku berjalan seorang diri!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar